Herman Deru Dorong Pelantikan HKTI Sumsel Digelar di Daerah Sentra Pertanian

Advertorial

AmperaBlitz.com | PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menerima jajaran pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka silaturahmi sekaligus membahas rencana pengukuhan kepengurusan HKTI Sumsel periode 2025–2030. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Rabu (18/3/2026).

Dalam pertemuan itu, Ketua HKTI Sumsel Budiarto Marsul menyampaikan bahwa kedatangan mereka bertujuan memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus mengundang Gubernur Sumsel untuk mengukuhkan pengurus HKTI yang dijadwalkan pada 23 April 2026 mendatang.

Budiarto juga berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk membantu kelancaran acara yang direncanakan akan dihadiri sedikitnya 3.000 peserta.

Menanggapi hal tersebut, Herman Deru menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan pelantikan pengurus HKTI Sumsel. Ia bahkan menyarankan agar lokasi kegiatan dipilih di daerah yang memiliki basis pertanian kuat.

“Kalau kita sudah berbicara pelantikan HKTI, sebaiknya dilaksanakan di wilayah yang memang berbasis pertanian, seperti Banyuasin, Ogan Ilir, OKU Timur, Musi Rawas, dan daerah lainnya,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di daerah sentra pertanian akan memberikan dampak positif, sekaligus mendekatkan organisasi petani dengan masyarakat yang memang bergerak di sektor tersebut.

Gubernur juga meminta pengurus HKTI Sumsel segera berkoordinasi dengan pengurus cabang di kabupaten/kota untuk menentukan lokasi yang paling siap menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Dari beberapa alternatif yang dibahas, sementara disepakati wilayah Kecamatan Buay Madang Timur di Kabupaten OKU Timur sebagai lokasi yang potensial.

“Silakan berkomunikasi dengan pemerintah daerah setempat, terutama dengan bupati, agar pelaksanaannya bisa dipersiapkan dengan baik,” katanya.

Selain membahas pelantikan, Herman Deru juga berharap HKTI Sumsel segera menyusun rencana strategis untuk mendukung program pembangunan sektor pertanian di Sumatera Selatan.

Menurutnya, peran HKTI sangat penting sebagai mitra pemerintah dalam mendorong kemajuan sektor pertanian, bukan sebagai kompetitor.

“Peran HKTI bukan sebagai pesaing, tetapi sebagai pendorong bagi pemerintah dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan di sektor pertanian. Karena itu, kami berharap HKTI segera menyiapkan rencana strategis untuk pengembangan pertanian di Sumsel,” tegasnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *