AmperaBlitz.com | PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, secara resmi membuka kegiatan Sultan Muda XporA 2026 yang digelar di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (21/4/2026).
Dalam arahannya, Herman Deru mengaku bangga dengan antusiasme para pemuda yang tergabung dalam komunitas “Sultan Muda” (Sumsel Pertanian Mandiri dan Wirausaha Muda). Tercatat, sebanyak 9.008 anak muda di Sumsel kini aktif dalam pengembangan usaha hingga ekspor.
“Anak muda harus kerja keras dan menjadikan usaha sebagai hobi, sehingga muncul extra effort. Progresnya sudah sangat nyata, pertumbuhan ekonomi Sumsel saat ini mencapai 5,35 persen secara year on year. Ini momentum yang harus dimanfaatkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan para pelaku usaha muda tidak boleh berhenti pada pencapaian pribadi semata, melainkan harus mampu menjadi inspirasi bagi generasi lainnya.
“Sultan Muda yang sudah berhasil harus jadi pionir dan pemikat. Kita ingin semakin banyak eksportir muda lahir dari Bumi Sriwijaya,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menyampaikan komitmen OJK dalam mendukung pengembangan program Sultan Muda.
Menurutnya, OJK siap menjadi pusat pengembangan ekosistem melalui peningkatan literasi keuangan hingga integrasi sistem pembayaran digital berbasis e-money.
“Hingga saat ini sudah ada 9.008 Sultan Muda yang siap diresmikan. Jika ekosistem ini terus tumbuh, dampaknya akan sangat besar bagi pembangunan dan ekonomi daerah,” katanya.
Tak hanya seremonial, kegiatan ini juga diwarnai aksi nyata berupa pelepasan ekspor produk turunan kelapa ke pasar internasional dengan nilai mencapai Rp1,6 miliar. Hal ini menjadi bukti bahwa hilirisasi komoditas unggulan Sumsel terus menunjukkan tren positif dan mampu menembus pasar global.













