AmperaBlitz.com | Ogan Komering Ilir – Komitmen menjaga lingkungan dari ancaman api berbuah manis bagi empat desa di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan.
Berkat keberhasilan mempertahankan wilayah dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sepanjang tahun 2025, keempat desa resmi menerima penghargaan dari PT Kelantan Sakti lewat program desa bebas api (DBA)
Apresiasi ini diberikan dalam bentuk bantuan dana material senilai Rp 50 juta yang bertujuan untuk mendukung fasilitas umum di masing-masing wilayah.
Penyerahan penghargaan dilangsungkan dengan khidmat di Markas Komando Manggala Agni Daops XVII/OKI, Sumatera Selatan pada Selasa (3/3/2026) siang.
Keempat desa yang terpilih berada disekitar wilayah operasional perusahaan dan tunjukkan sinergi luar biasa dalam menjaga titik nol api (zero fire) yaitu Kecamatan Kayuagung Desa Tanjung Serang dan Desa Teloko. Serta Kecamatan Pampangan ada Desa Kandis dan Desa Ulak Depati.
Kepala Manggala Agni Daops XVII/OKI, Edi Satriawan SP, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif PT Kelantan Sakti. Menurutnya, pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan sendirian.
“Kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, instansi pemerintah, dan aparat keamanan menjadi kunci utama dalam pengendalian karhutla. Program DBA ini adalah contoh nyata pencegahan yang efektif karena melibatkan langsung masyarakat melalui edukasi dan patroli terpadu,” ujar Edi.
Senada dengan hal tersebut, Group Manager PT Kelantan Sakti, Andy Anggoro Prasetyo, menegaskan bahwa program ini adalah investasi jangka panjang untuk lingkungan.
“OKI miliki kerawanan karhutla yang tinggi, terutama saat musim kering. Keberhasilan empat desa ini membuktikan sinergi mampu ciptakan hasil nyata. Kami berharap semangat ini terus terjaga,” tegas Andy.

Pendekatan Program DBA tidak hanya soal teknis pemadaman, tetapi penguatan kesadaran sosial.
Koordinator Fire PT Kelantan Sakti, Chotman Widiantoro, menjelaskan bahwa keterlibatan aktif warga desa adalah faktor penentu.
“Kami memberikan edukasi, penyuluhan rutin, hingga dukungan peralatan. Kami juga melibatkan pemuda desa sebagai PIC yang menjadi garda terdepan dalam patroli, sosialisasi, dan deteksi dini di lapangan,” jelas Chotman.
Lanjutnya, mereka menjadi garda terdepan dalam patroli, sosialisasi, dan deteksi dini. Pihaknya terus berkoordinasi dengan Manggala Agni, Dinas Perkebunan, serta unsur TNI dan Polri dalam memperkuat sistem pencegahan terpadu.
Sementara itu Camat Kayuagung, Saleh Nawawi turut menyampaikan apresiasi atas konsistensi perusahaan dalam mendukung desa-desa zero fire.
“Kami mengapresiasi PT Kelantan Sakti telah memberikan semangat dan motivasi melalui penghargaan DBA. Harapan kami, program ini terus berlanjut ditahun-tahun mendatang dan menjadi inspirasi bagi desa lainnya,” pesannya.
Sebagai informasi, Program Desa Bebas Api ini merupakan inisiatif baru di Kabupaten OKI. Terobosan ini sebelumnya telah mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten lewat penandatanganan MoU pada 8 Agustus 2025 lalu.
Wakil Bupati OKI, Supriyanto, kala itu menyebut program ini sebagai terobosan kolaboratif yang krusial bagi ketahanan lingkungan desa.
Dengan keberhasilan ini, PT Kelantan Sakti menegaskan komitmennya terus memperkuat sinergi multi-pihak demi mewujudkan Kabupaten OKI yang bebas asap secara berkelanjutan.

















