Amperablitz.com | Ogan Komering Ilir – Kepanikan sempat melanda warga di Kelurahan Perigi, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan lantaran amukan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) nyaris menyapu area permukiman mereka.
Sebuah lahan kosong seluas kurang lebih satu hektar mendadak ludes terbakar. Beruntung, sinyal bahaya yang terpantau lewat aplikasi hotspot dan laporan keresahan warga tersebut langsung direspons kilat oleh aparat gabungan.
Tak main-main, sembilan personel TNI dari Koramil 402-10/Kayuagung tim BKO 894/PB bahu-membahu bersama anggota Polres, BPBD dan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) memblokir laju api.
Pantauan di lapangan, kobaran api utama memang telah padam sepenuhnya. Namun, kepulan asap tipis masih tampak mengepul dari area bekas lahan yang hangus.
Tak ingin mengambil risiko api kembali membesar akibat tiupan angin, petugas langsung menyisir lokasi dan melakukan proses pendinginan (mopping up).
Disampaikan Dandim 0402/OKI, Letkol Inf Gunawan Wibisono melalui Danramil 402-10/Kayuagung, Kapten Inf Joni Ilham yang memantau pergerakan tim menegaskan, kecepatan bertindak adalah kunci mutlak dalam mitigasi bencana Karhutla, terutama yang berdekatan dengan rumah warga.
“Kita tidak boleh lengah, sekecil apa pun asap tersisa harus dipastikan benar-benar mati untuk mencegah meluasnya kebakaran, apalagi titiknya yang sudah mulai mendekati area perumahan,” tegas Kapten Inf Joni dihubungi pada Minggu (11/10/2026) siang.
Hingga proses pendinginan selesai, dalang di balik kebakaran maupun identitas pemilik lahan kosong tersebut masih menjadi misteri.
“Tim gabungan kini tengah melakukan pendataan dan berkoordinasi intensif dengan aparat kelurahan setempat untuk investigasi lebih lanjut,” ungkapnya.
Sinergi kuat dalam memberangus Karhutla ini juga mendapat atensi penuh dari Kapolres OKI, AKBP Agung Adhitya Prananta.
Pihaknya turut terjunkan anggota di Kelurahan Perigi menekankan penanganan Karhutla tak bisa cuma bertumpu pada pundak aparat.
“Dukungan dan kepedulian warga sangat penting untuk membantu proses pemadaman dan mencegah api meluas. Kami sangat mengapresiasi warga yang turut bahu-membahu bersama personel di lapangan,” ujar Kapolres.
Di sisi lain, AKBP Agung tidak lupa mengingatkan agar keselamatan personel dan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Ia mewanti-wanti seluruh pihak agar tidak mengambil jalan pintas dalam membuka atau membersihkan lahan.
“Kami mengimbau keras warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Praktik ini berisiko memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, apalagi cuaca saat ini sangat mendukung penyebaran api,” tambahnya.
Masyarakat diminta lebih proaktif dan menjadi mata dan telinga bagi aparat dan petugas gabungan.
“Jika menemukan titik api sekecil apa pun, pelaporan sejak dini sangat vital agar penanganan dapat dilakukan sebelum api mengganas dan merugikan banyak pihak seperti yang terjadi di Perigi ini,” pungkasnya.
Poto :…………………………………………………
Sebuah lahan kosong kurang lebih 1 hektar mendadak ludes terbakar di Kelurahan Perigi, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Hingga membuat petugas gabungan kompak terjun kelokasi.









