Amperablitz.com | Ogan Komering Ilir – Kemarau panjang yang diperparah dengan dampak Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membuat sejumlah masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjerit sulitnya dalam mendapat air bersih.
Merespons cepat kondisi memprihatinkan, Kejaksaan Negeri (Kejari) OKI turun menyalurkan bantuan 20.000 liter air bersih.
Menariknya, Korps Adhyaksa tidak bergerak sendirian. Mereka menggandeng Aslinmas dan Abpenmas sebagai bentuk sinergi lintas elemen untuk merespons cepat kondisi sosial masyarakat.
Distribusi puluhan ribu liter air bersih tersebut disebar langsung ke empat titik permukiman yang paling terdampak yakni Perumahan Jokowi dan Cetak, Kelurahan Mangun Jaya dan Perigi.
Kepala Kajari OKI, I Gede Widhartama melalui Kasi Intelijen Kejari OKI, Agung Setiawan, menyampaikan aksi sosial ini wujud kepedulian institusi terhadap kesulitan yang tengah mendera masyarakat. Apalagi, air bersih saat ini menjadi kebutuhan dasar yang sangat vital.
“Bantuan air bersih ini bentuk empati dan kehadiran kami di tengah masyarakat yang sedang kesulitan akibat kemarau panjang dan Karhutla. Kami berharap bantuan ini bisa langsung dirasakan manfaatnya untuk menunjang aktivitas sehari-hari warga,” ungkap Agung di sela-sela kegiatan pada Selasa (27/10/2026) sore.
Agung menambahkan, aksi blusukan berbagi air terasa makin spesial karena dilaksanakan dalam momentum menyambut hari anti korupsi sedunia (HAKORDIA) 2026.
Menurutnya, peringatan HAKORDIA bukan sekadar seremonial pencegahan dan pemberantasan korupsi, sarana untuk memperkuat nilai integritas dan pengabdian langsung kepada masyarakat.
“Melalui momentum ini, kami ingin mewujudkan nilai-nilai integritas dan tanggung jawab lewat tindakan nyata yang mengedepankan kepentingan umum,” tegas Agung.

Menurutnya keterlibatan Aslinmas dan Abpenmas dilokasi penyaluran diharapkan tidak hanya sekadar meringankan beban warga, tetapi juga memupuk kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar yang tengah terdampak fenomena alam.
“Kami akan terus melaksanakan tugas dan fungsinya secara profesional dan berintegritas, serta terus membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam upaya pencegahan korupsi yang dibarengi dengan aksi-aksi sosial yang bermanfaat,” pungkasnya.









