Amperablitz.com – Perjuangan panjang warga Dusun IV Selepah, Desa Tunggul Bute, Kabupaten Lahat untuk mendapatkan akses listrik akhirnya membuahkan hasil manis.
Setelah sekian lama menanti dalam kegelapan, cahaya terang resmi menyala di rumah-rumah mereka berkat pengawalan gigih Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Golkar, Dewi Yustisiana.
Kisah di Dusun Selepah ini sempat diwarnai keprihatinan. Pada Maret 2026 lalu, puluhan kepala keluarga di daerah tersebut menjadi korban penipuan oknum tak bertanggung jawab yang menjanjikan pemasangan listrik ilegal.
Masyarakat yang mendambakan penerangan bahkan sudah berswadaya mengeluarkan biaya, bergotong royong mendirikan tiang, hingga menarik kabel secara mandiri sepanjang 2 hingga 3 kilometer. Sayangnya, listrik tak kunjung menyala dan harapan mereka sempat pupus.
Mendengar aduan tragis tersebut, Dewi Yustisiana langsung bergerak cepat. Ia mendesak pihak PLN UID S2JB untuk memberikan atensi khusus dan menyelesaikan permasalahan ini secara resmi.
“Masyarakat sudah terlalu lama menunggu hingga berupaya mandiri,” tegas legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel II tersebut.
Berkat komunikasi intensif dan pengawalan tanpa henti dari Dewi, PLN akhirnya menindaklanjuti aspirasi tersebut hingga jaringan listrik mengalir ke Dusun Selepah.
“Alhamdulillah, aspirasi yang kami kawal membuahkan hasil. Yang paling penting, masyarakat yang sudah lama menanti akhirnya bisa merasakan langsung manfaat energi ini sekaligus hadirnya negara di tengah mereka,” ungkap Dewi.

Langkah nyata Dewi ini menjadi komitmennya dalam mendukung visi kemandirian energi Presiden Prabowo Subianto serta program percepatan listrik desa yang dicanangkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Tak berhenti di Dusun Selepah, Dewi menegaskan bahwa perjuangan mendorong pemerataan listrik di pelosok Sumatera Selatan akan terus berlanjut. Bagi Dewi, masuknya listrik bukan sekadar untuk menerangi rumah di malam hari, melainkan menjadi urat nadi penggerak roda ekonomi masyarakat desa.
Ke depan, ia siap memperjuangkan kebutuhan listrik untuk sektor produktif lainnya di Sumsel, seperti penambahan trafo dan daya bagi para nelayan serta petambak udang guna menunjang operasional cooler box penyimpan hasil tangkapan.
“Listrik harus memberi nilai tambah. Kita ingin listrik menjangkau seluruh pelosok desa, bukan sekadar menerangi rumah, tetapi memacu produktivitas dan membuka peluang usaha yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.











