Musrenbang Sumsel 2027, Muba Targetkan Ekonomi Tumbuh hingga 6,5 Persen

Advertorial

AmperaBlitz.com | PALEMBANG – Arah pembangunan Sumatera Selatan tahun 2027 mulai dimatangkan melalui Musrenbang RKPD yang digelar di Griya Agung, Selasa (14/4/2026).

Forum strategis ini menjadi ajang sinkronisasi program antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyatakan komitmennya untuk mendukung pembangunan daerah yang selaras dengan kebijakan provinsi dan nasional.

Bupati Muba, H M Toha Tohet menegaskan, Muba siap menjadi motor penggerak ekonomi daerah, terutama melalui sektor energi, perkebunan, dan penguatan infrastruktur dasar.

“Kami siap menjalankan program yang telah diselaraskan. Sinergi ini penting agar pembangunan berjalan searah dan saling menguatkan,” ujarnya.

Secara makro, Muba menargetkan pertumbuhan ekonomi 6,20–6,50 persen, tingkat pengangguran terbuka 1,98 persen, kemiskinan 9,20 persen, rasio gini 0,200, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 73,50.

Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Muba mengusulkan sejumlah program prioritas, khususnya pembangunan infrastruktur jalan strategis seperti ruas Sukarami–Berlian Makmur, Mangun Jaya–Macang Sakti, hingga lanjutan Jirak–Mekar Jaya.

“Pembangunan ini untuk membuka akses wilayah produksi, memperlancar distribusi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Selain infrastruktur, Muba juga mendukung program strategis di sektor pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, serta penguatan kewirausahaan dan generasi muda.

Pemkab Muba juga akan memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan dunia usaha melalui skema pembiayaan alternatif seperti KPBU dan CSR guna mengatasi keterbatasan fiskal daerah.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru menegaskan perencanaan pembangunan harus berorientasi pada hasil nyata.

“Perencanaan tidak boleh normatif. Harus terukur dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menambahkan, RKPD merupakan kompas pembangunan daerah yang harus adaptif terhadap tantangan global dan responsif terhadap kebutuhan lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *