AmperaBlitz.com | MUSI BANYUASIN —
Pembangunan flyover dan jalan khusus angkutan batubara di Desa Sukamaju, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) resmi dimulai.
Proyek milik PT Baturona Adimulya tersebut ditandai dengan groundbreaking oleh Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru bersama Bupati Muba, H M Toha Tohet SH, Rabu (11/3/2026).
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan menjadi solusi untuk mengurai persoalan transportasi angkutan batubara yang selama ini masih bersinggungan dengan jalan umum.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan bahwa sejak lama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah mengingatkan perusahaan-perusahaan tambang agar tidak lagi menggunakan jalan negara sebagai jalur angkutan batubara.
Hal tersebut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan di sektor pertambangan yang mewajibkan penggunaan jalan khusus.
Ia pun mengapresiasi perusahaan yang memiliki komitmen membangun jalan khusus angkutan batubara sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi sekaligus upaya meningkatkan keselamatan masyarakat.
“Kita tentu tidak menutup mata bahwa investasi di sektor pertambangan memberikan manfaat bagi daerah, terutama dalam membuka lapangan kerja. Namun yang juga penting adalah kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” ujar Herman Deru.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha harus terus dijaga agar pembangunan daerah berjalan seiring dengan kepentingan masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa penggunaan jalan negara oleh angkutan batubara tidak dapat berlangsung terus-menerus. Oleh karena itu, pembangunan jalan khusus menjadi solusi yang harus diwujudkan secara bertahap oleh perusahaan tambang.
Herman Deru menjelaskan, upaya pembangunan jalan khusus batubara sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2011 oleh beberapa pihak. Namun setelah terbitnya regulasi pada 2018 yang mewajibkan angkutan batubara melalui jalan khusus, pembangunan infrastruktur pendukung mulai berkembang lebih pesat.
“Saya mengapresiasi langkah ini dan berharap perusahaan lain juga dapat mengikuti. Pemerintah tentu akan terus mendorong upaya yang mendukung ketertiban transportasi batubara,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar perusahaan tetap menjaga kelestarian lingkungan dalam setiap aktivitas pertambangan, sehingga kawasan yang terdampak tetap terjaga dan dapat kembali pulih.
Sementara itu, Bupati Muba Toha Tohet menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berdampak pada kelancaran transportasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, pembangunan overpass atau flyover tersebut merupakan langkah strategis untuk mengurangi potensi konflik antara angkutan batubara dengan pengguna jalan umum.
“Pembangunan overpass ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang melintas di kawasan ini,” ujar Toha.
Ia menambahkan, Pemkab Muba tetap terbuka terhadap investasi yang dapat mendorong kemajuan daerah, selama tetap memperhatikan aspek keselamatan, kelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat sekitar.
“Kami berharap pembangunan flyover ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan kerja serta kualitas konstruksi yang baik,” tambahnya.
Bupati Toha juga optimistis keberadaan infrastruktur tersebut akan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun dunia usaha di Kabupaten Muba.
“Semoga pembangunan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat, memberikan nilai tambah bagi perusahaan, serta menjadi bagian dari kemajuan Kabupaten Musi Banyuasin,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sumsel Dr H Apriyadi, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Pembangunan H Iskandar Syahrianto, Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo, Direktur Utama Lucoal (Yukol) Sumber Daya F Hari Kristiono, Direktur Lucoal (Yukol) Sumber Daya Prastio Diatmono, Kepala Pelaksana Balai Jalan Panji Krisna Wardana, para kepala OPD Provinsi Sumsel dan Kabupaten Muba, Camat Babat Supat, serta unsur Forkopimcam.

















