AmperaBlitz.com, Musi Banyuasin — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memberangkatkan 36 generasi muda mengikuti pelatihan intensif di bidang minyak dan gas (Migas) di Cepu. Program ini digelar melalui Program Keluarga Maju (PKM) sebagai upaya mencetak sumber daya manusia unggul dan kompeten di sektor industri strategis.
Sebelum diberangkatkan, para peserta menerima pembekalan di Ruang Rapat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba, Selasa (5/11/2025).
Bupati Muba HM Toha Tohet, melalui Asisten I Setda Muba Ardiansyah SE MM PhD CMA, menekankan pentingnya kesempatan ini bagi masa depan generasi muda.
“Ini adalah kesempatan emas bagi Generasi Muda Muba untuk menimba ilmu, meraih karier di industri Migas, dan kembali menjadi agen perubahan bagi keluarga dan daerah,” ujar Bupati.
Ia juga menekankan agar peserta menjaga nama baik Muba, menunjukkan disiplin, dan memanfaatkan kesempatan belajar sebaik-baiknya.
Pelatihan ini membagi peserta ke dalam dua jurusan yang banyak dibutuhkan industri Migas: Juru Ikat Beban dan Operator Lantai Perawatan Sumur, masing-masing 18 orang. Kepala Disnakertrans Muba Herryandi Sinulingga menambahkan, setiap peserta memperoleh biaya pelatihan sekitar Rp 36 juta per orang, termasuk pendidikan vokasi bersertifikat nasional.
“Investasi ini adalah bagian dari janji politik Pemkab Muba untuk mencetak SDM kompeten, bersertifikasi, dan berdaya saing global,” kata Herryandi.
Ia berharap peserta tidak hanya kembali dengan sertifikat, tetapi juga kompetensi dan jaringan yang kuat untuk berkontribusi menekan angka pengangguran di Muba.
Program PKM mencakup berbagai sektor, termasuk pendidikan vokasi dan pemberdayaan ekonomi, sebagai bagian dari strategi Pemkab Muba menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan.
Danang, salah satu peserta dari Kecamatan Sungai Lilin, mengaku bersyukur atas kesempatan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati yang memberi kami kesempatan belajar di bidang Migas. Semoga pelatihan ini membuka jalan karier dan memberi manfaat nyata bagi kami dan daerah,” ujarnya.
Dengan semangat tinggi, 36 generasi muda Muba bersiap mengukir karier di industri Migas, mewujudkan mimpi mereka sekaligus mendukung kemajuan ekonomi daerah.

















