Amperablitz.com | Ogan Komering Ilir – Merespon pantauan hotspot, tim gabungan yang dimotori Koramil 402-11/Tulung Selapan Kodim 0402/OKI langsung mengepung titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Simpang Tiga Sakti, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Tim gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB usai mendeteksi adanya titik panas dari satelit. Tanpa menunggu lama, personel melakukan ground check dan memverifikasi koordinat api.
Benar saja, setibanya di lokasi, petugas mendapati api tengah melahap hamparan lahan kering.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, titik api menyebar di area hamparan seluas kurang lebih 5 hektar. Setidaknya 1,5 hektar lahan merupakan area desa dan kawasan PT SBA telah hangus terbakar.
Tak ingin api semakin meluas, personel gabungan menggelar selang dan memuntahkan air untuk melakukan pemadaman darat.
“Begitu mendapatkan informasi adanya hotspot, kami langsung melakukan pengecekan ke lapangan bersama tim gabungan,”
“Setelah titik api ditemukan, personel segera melaksanakan pemadaman dan pendinginan agar api tidak meluas,” kata Danramil 402-11/Tulung Selapan, Kapten Arm Murod saat diwawancarai pada Senin (28/9/2026) siang.
Dalam operasi penjinakan api, tim gabungan terdiri dari 15 personel regu pemadam api, 2 personel TNI, dan 3 personel MPA bahu-membahu menaklukkan cuaca yang sedang cerah terik.
Manfaatkan sumber air dari kanal terdekat, sebanyak 5 pompa air terus dioperasikan menyisir area yang terbakar. Tepat pukul 15.00 WIB api berhasil dipadamkan Namun, tugas belum usai.
Kepulan asap tebal masih menyelimuti lokasi kebakaran.
“Personel di lapangan tidak mau ambil risiko dan tetap bersiaga melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api kembali menyala.Hingga kini untuk penyebab pasti munculnya titik api di lahan tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Di sela-sela pendinginan, Kapten Arm Murod menegaskan bahwa pihaknya tak akan main-main dalam penanganan karhutla. Patroli darat dan monitoring lokasi rawan akan terus diperketat.
Ia juga memberikan peringatan keras kepada warga sekitar agar mengubah kebiasaan lama dalam membuka lahan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar,” tegasnya.
Danramil juga meminta warga guna proaktif dan segera melapor jika melihat tanda-tanda kebakaran disekitar mereka.
“Apabila melihat adanya titik api atau asap, segera laporkan kepada aparat terdekat sehingga dapat ditangani dengan cepat,” tutupnya.











