AmperaBlitz.com | MUSI BANYUASIN — Peralihan layanan listrik dari PT Muba Electric Power (MEP) ke PT PLN (Persero) terus dipercepat. Masyarakat diminta segera mendaftar agar proses migrasi bisa rampung sesuai target pada 15 Mei 2026.
Hal ini mengemuka dalam rapat percepatan migrasi listrik yang digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Muba, Jumat (17/4/2026).
Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen menegaskan, camat harus aktif turun ke lapangan untuk menyosialisasikan program ini hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
“Camat jangan hanya menunggu laporan. Turun langsung, pastikan masyarakat memahami proses migrasi ini agar target 15 Mei bisa tercapai,” tegasnya.
Ia menjelaskan, migrasi ini bertujuan menghadirkan layanan listrik yang lebih handal, merata, dan terjangkau bagi masyarakat Muba. Karena itu, dukungan semua pihak sangat diperlukan.
Wabup juga mengingatkan masyarakat agar memahami ketentuan dalam proses migrasi, termasuk penertiban jaringan yang dilakukan tanpa ganti rugi.
“Sampaikan dengan jelas, dalam proses penertiban seperti tebang tanam atau penyesuaian jaringan, tidak ada ganti rugi dari pihak PLN. Ini harus dipahami agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Direktur PT MEP, Andi Wijaya Burso menyebut, seluruh layanan kelistrikan yang sebelumnya dikelola MEP ditargetkan resmi beralih ke PLN pada 15 Mei 2026, sesuai arahan Ditjen Ketenagalistrikan di bawah naungan PLN UID S2JB.
“Peran camat sangat krusial agar informasi ini sampai ke masyarakat. Kami harap warga yang masih menggunakan layanan MEP segera mendaftar sebelum batas waktu,” jelasnya.











