Optimalkan Stok Darah, Ketua PMI OKI Lantik 90 Pengurus dari 18 Kecamatan, Kebutuhan Darah Akan Terpenuhi

Advertorial

AmperaBlitz.com, Ogan Komering Ilir – Palang Merah Indonesia Kabupaten Ogan Komering Ilir (PMI OKI) mengambil langkah besar dalam memperkuat jajaran kemanusiaan hingga tingkat akar rumput.

Sebanyak 90 relawan dari 18 kecamatan Se-Kabupaten OKI dikukuhkan sebagai pengurus PMI pada periode 2025-2030.

Prosesi pelantikan digelar di aula RSUD Kayuagung pada Rabu (31/12/2025) siang yang dipimpin langsung oleh seluruh jajaran pengurus PMI OKI.

Saat dikonfirmasi Ketua PMI OKI, Doktor dr H Masagus M Hakim MKes menegaskan pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan upaya strategis untuk menjawab tingginya kebutuhan darah di wilayah Bumi Bende Seguguk.

Saat ini, permintaan darah di RSUD Kayuagung dan RS Tugu Jaya mencapai sedikitnya 100 kantong setiap bulannya.

Maka kehadiran pengurus di setiap kecamatan diharapkan mampu menjadi motor penggerak donor darah sukarela di wilayahnya masing-masing.

“Dengan adanya pengurus yang tersebar di 18 kecamatan, kami optimistis tahun 2026 nanti stok darah kita akan sangat mencukupi. Target kami mencapai 1.000 kantong darah pertahun,” jelas Hakim.

Menurutnya, tantangan geografis OKI yang luas memerlukan sinergi yang kuat. Pengurus kecamatan yang baru dilantik memiliki tugas berat melakukan edukasi dan koordinasi rutin guna memastikan tak ada pasien kesulitan mendapat donor darah saat kondisi darurat.

“Kebutuhan 100 kantong per bulan itu angka yang besar jika hanya mengandalkan relawan di kota saja, Maka, peran 90 pengurus yang baru dikukuhkan ini menjadi sangat krusial sebagai garda terdepan di kecamatan,” tambahnya.

Selain fokus pemenuhan target 1.000 kantong darah di tahun 2026. PMI OKI juga akan memperkuat program-program yang melibatkan pemuda dan pelajar dalam kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana di daerah.

“Ke depan kita akan mengaktifkan kembali peran serta pemuda-pemudi melalui palang merah remaja (PMR) di sekolah-sekolah,” 

“Seperti beberapa hari lalu kita sudah melantik 120 orang PMR di SMA 3 unggulan Kayuagung. Mereka itulah yang nantinya akan menggalakkan edukasi donor darah dan terkait penanggulangan bencana alam,” ujarnya.

Bukan hanya itu saja, dr Hakim juga akan menggandeng perusahaan perkebunan yang beroperasi di OKI untuk menggelar kegiatan donor.

“Nanti kita juga akan mencoba gandeng perusahaan-perusahaan perkebunan sawit untuk rutin laksanakan kegiatan donor darah,” sambungnya.

Dengan begitu pihaknya optimistis untuk kebutuhan kantong darah kabupaten OKI akan tercukupi bagi pasien yang ada di rumah sakit.

“Kami juga mengajak masyarakat mengubah stigma negatif tentang donor darah menjadi sebuah gaya hidup sehat. Dengan program yang telah ditetapkan,” bebernya.

Sementara itu Bupati OKI, Mucehndi Mahzareki melalui Staff Ahli, Herliansyah menghimbau bagi para pengurus yang dikukuhkan. Agar amanah besar ini menjadi tanggung jawab kemanusiaan dan sosial.

“Seluruh pengurus diminta membantu sesama tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras maupun golongan,” bebernya.

Dijelaskan dia, PMI memiliki peran strategis mendukung pemerintah daerah khusus bidang kesehatan, pelayanan, penanggulangan bencana, sosial serta pembinaan relawan dan donor darah.

“Oleh karenanya, saya berharap relawan yang baru dilantik dapat bekerja penuh dedikasi, profesional dan berintegritas menjalin sinergi yang baik dengan pemerintah, TNI-Polri kecamatan, puskesmas dan elemen masyarakat,” pesannya.

“Jadikan organisasi ini bisa hadir ditengah masyarakat, responsif terhadap kemanusiaan dan mampu menjadi garda terdepan dalam aksi sosial,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *