Amperablitz | Ogan Komering Ilir – Perjuangan tanpa mengenal lelah kembali ditunjukkan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 402-08/Pampangan dalam upaya mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Riding, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Babinsa Koramil 402-08/Pampangan berjibaku di tengah kondisi medan yang cukup menantang untuk menjinakkan kobaran api yang membakar lahan seluas kurang lebih 8 hektare. Dengan peralatan pemadaman yang tersedia, personel terus berupaya melokalisasi titik api agar tidak meluas ke area lainnya.
Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Berkat kesigapan dan kerja keras personel di lapangan, kobaran api berhasil dikendalikan hingga api dinyatakan padam. Selanjutnya, personel tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan tidak muncul kembali titik api atau bara yang berpotensi menyebabkan kebakaran susulan.
Danramil 402-08/Pampangan Lettu Arm Zolimin mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengerahkan personel untuk membantu penanganan Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran lahan.
“Kami akan terus mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla. Ketika terjadi kebakaran, Babinsa harus bergerak cepat bersama seluruh unsur terkait untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas,” ujar Lettu Arm Zolimin.
Ia menambahkan, setelah api berhasil dipadamkan, personel tetap melakukan pemantauan di lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api dapat dengan cepat menjalar, terutama pada kondisi lahan yang kering,” tegasnya.
Kesiapsiagaan Babinsa di lapangan menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat menghadapi ancaman Karhutla, sekaligus menjaga lingkungan dan mencegah dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
