Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 143,9 Juta Orang, Herman Deru Pimpin Apel Operasi Ketupat di Palembang

Advertorial

AmperaBlitz.com | PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Kesiapan Operasi Ketupat Musi 2026 yang digelar di halaman Griya Agung, Kamis (12/3/2026).

Apel tersebut turut dihadiri Kapolda Sumsel Sandi Nugroho serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya.

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh Gubernur Sumsel bersama Kapolda Sumsel. Selanjutnya dilakukan penyematan pita tanda dimulainya Operasi Ketupat Musi 2026 kepada perwakilan personel TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru membacakan amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Ia menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polri menggelar Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Sejumlah langkah pengamanan telah disiapkan, di antaranya melibatkan 161.243 personel gabungan dari TNI, Polri, serta instansi terkait. Selain itu juga didukung 2.746 pos pengamanan, terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu.

Objek pengamanan juga difokuskan pada 185.607 titik, meliputi masjid, pusat perbelanjaan, objek wisata, hingga terminal dan bandara.

Menanggapi potensi pergerakan masyarakat yang tinggi tersebut, Herman Deru menyampaikan pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas seperti one way, contra flow, dan sistem ganjil-genap, serta memastikan ketersediaan BBM dan LPG tetap aman selama masa mudik.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying yang dapat memicu kelangkaan barang di pasaran.

Selain itu, Herman Deru mengingatkan seluruh petugas untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem atau bencana hidrometeorologi serta meningkatkan patroli keamanan di kawasan permukiman yang ditinggalkan pemiliknya saat mudik.

“Mari kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Selamat bertugas kepada seluruh personel,” tutup Herman Deru.