AmperaBlitz.com | PALEMBANG — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara daring dari Ruang Sumsel Command Center, Senin (9/3/2026).
Rakornas yang dipimpin Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Tomsi Tohir tersebut membahas tiga agenda utama, yakni pengendalian inflasi, kesiapsiagaan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, serta evaluasi dukungan daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memaparkan kondisi inflasi nasional pada Februari 2026 yang tercatat 4,76 persen secara tahunan (y-to-y) dan 0,68 persen secara bulanan (m-to-m).
Ia juga menyoroti postur anggaran daerah. Menurutnya, daerah dengan realisasi pendapatan dan belanja yang tinggi menunjukkan kondisi ekonomi yang sehat karena mampu mendorong perputaran uang di masyarakat.
“Per 6 Maret 2026, realisasi pendapatan daerah secara nasional mencapai 11,68 persen, meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 10,66 persen. Namun secara nominal gabungan provinsi tahun ini sebesar Rp39 triliun masih lebih rendah dibanding tahun lalu Rp42 triliun,” jelas Tito Karnavian.
Menghadapi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, pemerintah pusat juga menyiapkan sejumlah strategi guna mengurai potensi kemacetan.
Salah satunya dengan mempertimbangkan adanya libur Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026. Pemerintah menyepakati usulan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16 hingga 27 Maret 2026.
Selain itu, Mendagri juga menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana mengingat faktor cuaca dan tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik.
Kepala daerah juga diminta memastikan keamanan lingkungan bagi masyarakat yang meninggalkan rumah, mengantisipasi panic buying yang dapat memicu lonjakan inflasi, serta melakukan perbaikan jalan sebelum arus mudik dimulai.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga diminta menertibkan pasar tumpah yang berpotensi menghambat kelancaran arus lalu lintas.
Usai mengikuti rapat tersebut, Sekda Sumsel Edward Candra menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat.
Menurutnya, Pemprov Sumsel akan memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga serta kondisi infrastruktur jalan di Sumsel layak dilalui pemudik, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.











