Memudahkan Aktivitas Warga Desa Embacang, Kodim 0402/OKI Kebut Bangun Jembatan Gantung Desa Meski Diterjang Hujan dan Air Pasang

Kodim 0402/OKI-OI

AmperaBlitz.com | OGAN KOMERING ILIR – Harapan masyarakat Desa Embacang, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk memiliki akses penyeberangan yang layak mulai menampakkan hasilnya.

Personel Kodim 0402/OKI-OI terus bergerak cepat melakukan akselerasi pembangunan Jembatan Gantung Sungai Dabuk yang menjadi urat nadi baru bagi masyarakat setempat.

Hingga Sabtu (7/3/2026) sore progres fisik pembangunan jembatan gantung tersebut dilaporkan telah menyentuh angka 24 persen.

Disampaikan Pasiter Kodim 0402/OKI, Kapten Czi Asep Kurnia proyek ini tidak hanya sekadar pembangunan infrastruktur biasa, melainkan misi strategis untuk memperkuat ketahanan wilayah dari level pedesaan.

“Pembangunan jembatan gantung Sungai Dabuk ini merupakan implementasi dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan dari desa dan meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses,” katanya.

Meski menunjukkan progres positif, pengerjaan di lapangan bukannya tanpa hambatan. Para prajurit berhadapan dengan fenomena alam yang cukup menantang beberapa waktu terakhir. 

“Kondisi air sungai dilaporkan mengalami pasang, naik sekitar 20 cm, ditambah intensitas curah hujan yang tidak menentu,” ujarnya.

Namun, Kapten Czi Asep Kurnia memastikan semangat personel di lapangan tidak surut sedikit pun akibat kendala teknis tersebut.

“Kendala alam seperti air pasang dan curah hujan yang tak menentu tetap dihadapi dengan semangat dan kerja maksimal. Hal ini tidak jadi halangan atau rintangan bagi kami untuk terus mempercepat proses pembangunan,” tegasnya.

Menurutnya, kehadiran jembatan gantung Sungai Dabuk ini nantinya

mobilitas warga terbatas oleh lebar dan dalam sungai, namun ke depan aktivitas sosial akan lebih baik.

Kapten Asep menambahkan jembatan ini memiliki peran vital, terutama mempermudah akses pendidikan bagi para pelajar setiap hari harus menyeberang sampai ke sekolah. Selain itu, distribusi hasil bumi masyarakat akan menjadi lebih lancar dan murah.

“Dengan adanya jembatan gantung ini nantinya diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan cepat sehingga aktivitas pendidikan, sosial, maupun ekonomi dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.