Tembus Medan Sulit, Satgas Kodim 0402/OKI Kebut Pembangunan Jembatan Gantung 120 Meter di Desa Kuala Duabelas

Kodim 0402/OKI-OI

AmperaBlitz.com | OGAN KOMERING ILIR – Semangat pengabdian kembali ditunjukkan Satgas Kodim 0402/OKI. Ditengah tantangan medan berat dan cuaca dapat berubah ekstrem.

Pekerjaan ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan upaya membuka isolasi wilayah bagi warga  pelosok perairan Desa Kuala Duabelas, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Hingga saat ini, fokus kegiatan proses penghujaman tiang pancang yang jadi tulang punggung struktur jembatan. Mengingat jembatan memiliki spesifikasi dengan panjang 120 meter dan lebar 1,5 meter membentang diatas sungai.

Di bawah komando Kapten Czi Aldi Armahedi, tim bekerja sistematis mulai pengukuran titik koordinat dan penguatan struktur semuanya dilakukan dengan perhitungan matang guna menjamin keamanan konstruksi dalam jangka panjang.

“Meski dihadapkan pada kendala logistik dan alam, progres pembangunan saat ini dilaporkan telah mencapai 12,90 persen,” ucap Aldi saat diwawancara pada Jum’at (13/2/2026) siang.

Capaian ini menunjukkan komitmen kuat Satgas mengejar target penyelesaian tanpa kurangi standar kualitas teknis. Kapten Czi Aldi Armahedi menegaskan bahwa setiap tetes keringat personel di lapangan adalah bentuk nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Pembangunan jembatan bukan hanya soal fisik bangunan, tapi soal masa depan warga. Kami memastikan akses segera rampung agar anak-anak sekolah tidak lagi kesulitan dan roda ekonomi desa bisa berputar lebih cepat,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan cuaca cukup ekstrem dan sulitnya akses tidak akan menyurutkan semangat tim di lapangan.

“Medan memang menantang, tapi koordinasi tim sangat solid. Kami terus bekerja maksimal agar jembatan ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mobilitas sehari-hari,” tegasnya.

Kehadiran jembatan gantung akan jadi urat nadi baru bagi masyarakat Desa Kuala Duabelas. Jembatan ini diharap memangkas waktu tempuh, memperlancar distribusi hasil bumi, dan memberikan rasa aman bagi warga yang selama ini bergantung pada penyeberangan yang terbatas.

“Dengan semangat pantang menyerah, kami terus menggenjot pekerjaan, membawa pesan bahwa negara hadir hingga ke ujung wilayah untuk membangun harapan bagi generasi mendatang,” pungkasnya.