AmperaBlitz.com, Ogan Komering Ilir – Menutup kalender di tahun 2025, Kepolisian Resor Ogan Komering Ilir (Polres OKI) memaparkan capaian rapor kinerjanya kepada publik.
Dalam rilis akhir tahun yang digelar pada Selasa (30/12/2025), jajaran Polres OKI menunjukkan taringnya dalam menekan angka kriminalitas dan peredaran narkotika wilayah Bumi Bende Seguguk.
Disampaikan Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto sepanjang tahun 2025 telah menangani total 982 laporan polisi. Dari jumlah tersebut, tingkat penyelesaian perkara mencapai angka yang cukup signifikan mencapai 70 persen.
“Kami juga tengah menangani 15 kasus menonjol, termasuk perkara pembunuhan, penganiayaan berat dan tindak pidana korupsi yang kini masuki tahap penuntutan,” paparnya dihadapan Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post.
Tidak hanya kasus kriminal umum, keberhasilan terlihat di jalan raya. Satuan lalulintas mencatat tingkat penyelesaian kasus kecelakaan mencapai 94 persen dari total 206 kejadian di seluruh tempat.
Sektor pemberantasan narkotika turut menjadi sorotan utama. Polres OKI sukses mengungkap 95 kasus dan mengamankan total 114 tersangka.
“Total barang bukti yang berhasil disita meliputi ekstasi 71.221 butir, sabu-sabu 1.582,59 gram dan ganja 1.003,22 gram,” bebernya.
Bukan sekadar penegakan hukum, ketahanan pangan dan gizi sejalan dengan program prioritas Presiden RI. Polres OKI mengambil peran sektor sosial dan ketahanan pangan.
“Saat ini kami mengelola hampir 200 hektar lahan tanaman jagung untuk mendukung kedaulatan pangan,” urainya.
“Kami juga membantu pemerintah menyalurkan 291 ton beras untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,” sambungnya.
Melalui program satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang ada di area kantor Mapolsek Kayuagung melayani sebanyak 3.471 jiwa telah menerima manfaat perbaikan gizi.
“Saat ini kami sedang mengajukan penambahan SPPG di 2 lokasi yang lokasi di Kecamatan Air Sugihan. Tentunya lokasi 3 T (tertinggal, terdepan dan terluar) yang belum tersentuh program makan bergizi gratis dari pemerintah bagi pelajar,” tuturnya.
Memastikan warga merasa aman, Polres OKI juga meluncurkan program unggulan Polres OKI Hadir. Menjamin kehadiran personel kepolisian di titik titik rawan potensi kejahatan di jam-jam krusial.
“Sejak pagi pukul 06.00–08.00 WIB, petugas sudah mengatur lalulintas dan pengamanan aktivitas warga. Lalu sore 15.00–16.00 WIB antisipasi kemacetan dan kerawanan,”
“Selanjutnya malam dan subuh patroli rutin dan KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) pada pukul 23.00–03.00 WIB menekan aksi premanisme dan kejahatan jalanan,” tegasnya.
Menutup rilis akhir tahun, Kapolres OKI menegaskan komitmen jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pengayoman, serta penegakan hukum demi terwujudnya Polri yang semakin dipercaya masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan stakeholder atas dukungan, kritik, serta partisipasinya. Ke depan, Polres OKI terus berbenah dan hadir untuk seluruh masyarakat OKI,” pesannya.
Sementara itu Bupati OKI, Muchendi Mahzareki memberikan apresiasi atas kinerja serta sinergi Polres OKI dalam menjaga stabilitas dan keamanan daerah.
“Kami selaku jajaran pemerintah kabupaten mengapresiasi kinerja Polres OKI yang terus bersinergi guna menjaga keamanan daerah serta mendukung program pemerintah. Kondusivitas wilayah merupakan modal utama dalam pembangunan,” tutur Muchendi.
