AmperaBlitz.com, Musi Banyuasin — Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mencetak SDM unggul dan berdaya saing kembali ditegaskan.
Melalui Program Keluarga Maju (PKM), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba bersama Komisi IV DPRD Muba resmi menyepakati anggaran pendidikan vokasi untuk tahun 2026. Kesepakatan tersebut diambil dalam rapat finalisasi anggaran yang digelar Jumat malam (7/11/2025).
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Komisi IV DPRD yang telah mendukung penuh program vokasi tersebut.
“Program pro rakyat seperti ini adalah tanggung jawab bersama antara eksekutif dan legislatif. Kita wajib hadir untuk kepentingan masyarakat, khususnya generasi muda Muba,” ujar Herryandi.
Ketua Komisi IV DPRD Muba, Edi Hariyanto, menegaskan bahwa program vokasi ini dirancang untuk memberikan keringanan dan membuka peluang baru bagi masyarakat, terutama warga yang masuk DT-SEN serta kelompok Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).
“Kami yakin pendidikan vokasi yang diinisiasi Disnakertrans ini tepat sasaran dan sangat dibutuhkan. Ini adalah investasi SDM unggul Muba,” tegasnya.
Anggota Komisi IV, Karan Karnedi, juga menyampaikan dukungan penuh.
“Program Keluarga Maju akan kami kawal karena ini wadah generasi Muba untuk meningkatkan keahlian dan membuka jalan menuju SDM unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Dengan disetujuinya anggaran pendidikan vokasi 2026, Pemkab Muba berharap pelatihan yang diberikan dapat memperluas kesempatan kerja, mengurangi angka pengangguran, dan menjadi solusi pengentasan kemiskinan.
“Kami siap menjalankan program vokasi ini dengan sebaik-baiknya. Targetnya jelas: meningkatkan kualitas SDM Muba dan membuka jalan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat,” tutup Herryandi.











