Pemprov Sumsel dan Bank Sumsel Babel Gelar Operasi Mata Gratis bagi Warga Kurang Mampu

AmperaBlitz.com, Palembang — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Bank Sumsel Babel (BSB) menggelar program bantuan operasi mata gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang telah berlangsung sejak 2019, bekerja sama dengan Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Provinsi Sumsel.

Program ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, dalam sebuah seremoni yang digelar di Palembang, Selasa (9/9/2025).

Dalam sambutannya, ia mengapresiasi sinergi antara pihak swasta dan pemerintah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap warga yang membutuhkan. Kami berharap program seperti ini tidak hanya berlanjut, tetapi juga berkembang secara kualitas dan kuantitas dari tahun ke tahun,” ujar Cik Ujang.

Ia juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh rumah sakit di Sumatera Selatan agar masyarakat semakin percaya dan nyaman untuk mendapatkan perawatan medis di dalam daerah.

Direktur RSKM Provinsi Sumsel, dr. Lady Kavotiner, Sp.M., MARS, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan berkelanjutan yang diberikan oleh Bank Sumsel Babel. Ia menekankan bahwa program ini telah memberikan manfaat signifikan, terutama bagi warga yang tidak memiliki akses terhadap layanan operasi mata.

“Sejak kerja sama ini dimulai pada 2019, ribuan warga telah terbantu. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik dapat memberikan dampak positif secara langsung kepada masyarakat,” jelas dr. Lady.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Festero Mohamad Papeko, mengatakan bahwa pada tahun 2025 ini pihaknya mengalokasikan dana CSR sebesar Rp350 juta khusus untuk mendukung program operasi mata gratis tersebut.

“Mata merupakan aset penting dalam kehidupan. Melalui program ini, kami ingin berkontribusi dalam upaya pemerintah menurunkan angka kebutaan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel, termasuk para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi antara pemerintah, rumah sakit, dan sektor perbankan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan merata.

Program ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi multisektor yang efektif dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan mata yang kerap menjadi tantangan bagi kelompok rentan secara ekonomi.