AmperaBlitz.com, Prabumulih –Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih dibawah kepemimpinan Walikota H. Arlan dan Wakil Walikota Franky Nasril, S.Kom, MM, menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat membangun sektor pertanian pada Senin (28/4/2025) siang.
“Melalui program strategis pembukaan lahan perkebunan dan pemberian bantuan bibit secara gratis kepada warga, diluncurkan di Desa Tanjung Menang, Desa Talang Batu dan Desa Pangkul,” ujar Arlan.
Menurutnya dengan adanya program ini diharapkan menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam penguatan ketahanan ekonomi berbasis pertanian.
“Program ini merupakan salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah kota terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di sektor pertanian,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Wako menyampaikan ingin masyarakat punya alternatif penghasilan yang berkelanjutan.
Maka dari itu, selain bantuan bibit, kita juga siapkan pendampingan agar proses penanaman hingga panen bisa berhasil.
“Saya menekankan pentingnya tanggung jawab dari masyarakat dalam menjaga dan merawat bantuan yang telah diberikan. Ia mengingatkan agar semua bantuan tidak hanya dimanfaatkan, tetapi juga dijaga agar hasilnya lebih maksimal,”
“Silakan masyarakat mengusulkan, semuanya gratis. Tapi saya titip rawatlah apa yang telah diberikan, jangan sampai lahan dibiarkan terbengkalai. Kalau dirawat, Insya Allah hasilnya bisa membantu ekonomi keluarga,” sambungnya.
Ditambahkan Ketua DPRD Kota Prabumulih, H Deni Victoria, SH, M.Si menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini, “Kami di legislatif mendorong agar anggaran untuk program-program produktif ini terus ditingkatkan.
“Ini adalah investasi sosial yang hasilnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” Ungkap DV Ketua DPRD Prabumulih
Kepala Dinas PMD, Ahmad Fauzan Akmal, S.STP, MM menambahkan program ini terintegrasi dengan pengelolaan Alokasi Dana Desa,
“Kami pastikan program dijalankan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tepat sasaran, desa-desa yang memiliki potensi lahan tidur akan terus didorong untuk mengaktifkannya kembali,” tegas Akmal.
Sementara Kepala Dinas Pertanian, Alpian, S.P menyebutkan jenis bibit yang dibagikan antara lain bibit karet, bibit Sawit, bibit Jagung bibit Padi.
“Kami mendampingi teknis dari awal hingga pasca-tanam, agar petani tidak hanya menerima bibit, tetapi juga ilmu dan penguatan kapasitas,” pungkasnya.
Penulis : Umi Nasiatul Aisah
Editor : Redaksi











